Tuah Bumi di Ujung Negeri

Profil Kecamatan

PROFIL KECAMATAN

PULAU LAUT TAHUN 2017

 

PENDAHULUAN

 LATAR BELAKANG

Kebijakan Otonomi Daerah menurut Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, secara eksplisit memberikan ekonomi yang luas kepada Pemerintah Daerah untuk mengurus dan mengelola berbagai kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Daerah.

Sejalan dengan hal tersebut maka implementasi kebijakan otonomi daerah telah mendorong terjadinya perubahan yang esensial, yaitu menyangkut kehidupan, tugas pokok dan fungsi Kecamatan yang sebelumnya merupakan perangkat wilayah dalam kerangka asas dekonsentrasi, berubah statusnya sebagai perangkat daerah, Camat dalam menjalankan tugasnya mendapat pelimpahan kewenangan dari dan bertanggung jawab kepada Bupati/Wali Kota melalui Sekretaris Daerah.

Pengaturan penyelenggaraan Kecamatan secara logistik telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan sebagai perangkat daerah, Camat melaksanakan kewenangan Pemerintahan dari 2 (dua) sumber, yakni : Pertama, bidang kewenangan dalam lingkup tugas umum pemerintahan dan Kedua, kewenangan bidang Pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati/Wali Kota dalam rangka pelaksanaan Otonomi Daerah.

Camat sekarang tidak memiliki Daerah dalam arti Daerah kewenangan, namun tetap memiliki wilayah kerja, oleh karena itu Camat tetap sebagai Kepala Wilayah dalam rangka melaksanakan tugas umum Pemerintahan diwilayah Kecamatan, khususnya tugas – tugas atributif dalam bidang koordinasi Pemerintahan terhadap seluruh Instansi pemerintah diwilayah Kecamatan, penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban, penegakan Peraturan Perundang – Undangan, pembinaan penyelenggaraan Pemerintah Desa/Kelurahan, serta pelaksanaan tugas pemerintahan lainnya yang belum dilaksanakan oleh Desa/Kelurahan maupun Instansi Pemerintah lainnya diwilayah Kecamatan, oleh karena itu kedudukan Camat berbeda dengan kepala instansi lainnya, karena penyelenggaraan tugas instansi Pemerintahan lainnya di Kecamatan harus berada dalam koordinasi Camat.

Kecamatan adalah wilayah kerja Camat sebagai perangkat daerah, maka Kecamatan merupakan perangkat daerah sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang wilayah kerja tertentu dipimpin oleh Camat dan bertanggung jawab kepada Bupati/ Wali Kota melalui Sekretaris Daerah.

Kecamatan Pulau Laut yang berdiri pada tanggal 15 Juni 2004 merupakan salah satu Kecamatan Terluar yang berada di Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau. Kecamatan Pulau Laut sekarang dipimpin oleh SUDIRMAN, M.Pd merupakan Camat yang ke- 5, sebelumnya ( Romi Rahmin Novik, S. STP, Drs. Baharuddin Thalib, Drs. Mirwansyah. S, Tabrani, A. Ma. Pd dan Anrizal Zen, ST ).

Sebagaimana tertera pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan, Camat menyelenggarakan tugas umum Pemerintah yang meliputi :

  1. Mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat
  2. Mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum
  3. Mengkoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan
  4. Mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum
  5. Mengkoordinasikan penyelengaraan kegiatan pemerintahan di tingkat Kecamatan
  6. Membina penyelenggaraan pemerintahan Desa/Kelurahan , dan
  7. Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya/yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan Desa/Kelurahan.

Selain itu, Camat melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati/Wali Kota untuk menangani sebagian urusan Otonomi Daerah yang meliputi aspek :

  1. Perizinan
  2. Rekomendasi
  3. Koordinasi
  4. Pembinaan
  5. Pengawasan
  6. Fasilitasi
  7. Penetapan
  8. Penyelenggaraan
  9. Kewenangan lain yang dilimpahkan

Untuk dapat melaksanakan tugas yang menjadi tanggungjawabnya, Camat dibantu oleh Unit Kerja Organisasi Kecamatan. Menurut Peraturan Daerah Kabupaten Natuna Nomor 25 Tahun 2008 tentang susunan Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kabupaten Natuna, unit kerja organisasi kecamatan terdiri dari :

  1. Sekretariat, dipimpin oleh seorang Sekretaris Kecamatan membawahi 2 (dua) sub bagian, yaitu :
  2. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
  3. Sub Bagian Keuangan
  4. Seksi Pemerintahan
  5. Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
  6. Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum
  7. Kelompok Jabatan Fungsional

 

DASAR HUKUM

  1. Undang – undang  Nomor 53 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Pelawan, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kuantan Sengingi dan Kota Batam.
  2. Undang – undang Nomor 25 Tahun 2002 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau.
  3. Undang – undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota.
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah.
  6. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan.
  7. Keputusan Mendagri Nomor 158 Tahun 2004 Pedoman Organisasi Kecamatan.
  8. Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 2004 tentang Pembentukan Kecamatan Pulau Laut.
  9. Peraturan Daerah Nomor 25 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kabupaten Natuna.
  10. Peraturan Daerah Kabupaten Natuna nomor 6 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.
  11. Peraturan Bupati Nomor 48 Tahun 2013 tentang Pelimpahan sebagian wewenang Bupati kepada Camat untuk melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah.

 

GAMBARAN UMUM

KONDISI WILAYAH DAN BIDANG TUGAS

 SEJARAH

Fakta Pulau Laut merupakan Pulau yang jauh terpisah dari gugusan pulau – pulau di Kabupaten Natuna ( bahkan Indonesia ), maka disebutlah Pulau Laut yang berarti pulau terujung jauh di laut lepas. Pulau ini pada zaman penjajahan sudah dikenal dimana – mana, banyak pedagang dari dunia berdatangan ke pulau ini. Bukti peninggalan – peninggalan Cina sangat melekat pada sebutan Geografi pada pulau ini, seperti Kampung Batu Tongkok ( Tiongkok ), Batu Cina, Pulau Setakong ( Pulau Sekatung ) dan sebutan – sebutan lain seperti Cawan dan Dacing.

Tokoh dari Pulau Laut menurut hikayat ada juga termasuk yang berkiprah dan ikut membantu pembangunan Masjid Sultan di Pulau Penyengat pada waktu pertama kali pembangunannya, yakni untuk mengumpulkan telur sebagai bahan dasar pengganti semen untuk pembangunan Masjid tersebut.

Pulau Laut adalah tempat dimana Kesenian Mendu itu berasal. Kesenian ini kini telah populer sampai di Tanjung Pinang dan pernah ditampilkan di Taman Ismail Marzuki (Jakarta) pada Tahun 1985 Pimpinan Bapak Muhammad Meran.

Dan salah satu jenis kesenian yang khas di Pulau Laut adalah Syair Suluknya, namun kini sudah jarang dilantunkan dikarenakan para pembuat dan penyair sudah sulit ditemukan. Sekarang pembuat syairnyapun adanya diluar Pulau Laut, yaitu Bapak H. Ligan Sabli.

Pemimpin – pemimpin Pulau Laut sebelum Kecamatan ( yang tercatat ) adalah dipimpin oleh Datok Penghulu, Datok Kaya atau Kepala Desa.

  1. TUK ASUK             ( 1905 s/d 1908 ) sebagai Penghulu
  2. TUK KECIK             ( 1908 s/d 1913 ) sebagai Penghulu
  3. TUK AJI ( 1913 s/d 1923 ) sebagai Penghulu
  4. MUHAMMAD DUN ( 1923 s/d 1966 ) selain sebagai Penghulu juga  sebagai Datok Kaye MUHAMMAD IBRAHIM ( 1966 s/d 1970 ) sebagai Penghulu
  1. MUHAMMAD JELIS ( 1970 s/d 1980 ) sebagai Penghulu
  2. MUKHTAR DUAJI ( 1980 s/d 1992 ) sebagai Penghulu/Kepala Desa
  3. LIGAN SABLI ( 1992 s/d 1999 ) sebagai Kepala Desa
  4. RUSLAN SA’ARI ( 1999 s/d 2005 ) sebagai Kepala Desa

Yang terakhir Pulau Laut dan kemudian Desa Pulau Laut mekar menjadi 2 (dua) :

  1. Desa Pulau Laut Air Payang, dan
  2. Desa Tanjung Pala

Kecamatan Pulau Laut terbentuk pada tanggal 15 Juni 2004, yang diresmikan oleh BUPATI NATUNA Drs. H.A. Hamid Rizal dengan melantik Romi Rahman Novik, S. STP sebagai Camat pertama.

Dan kini Kecamatan Pulau Laut sudah memiliki 3 (tiga) Desa, yaitu terbentuknya Desa Kadur pada tahun 2008 dan kini sudah diperdakan 2 (dua) Desa lagi di tahun 2014, yaitu Desa Air Bunga dan Desa Danau, namun 2 (dua) Desa tersebut ini belum efektif sebagaimana harapan masyarakat.

 

KONDISI KECAMATAN PULAU LAUT

GEOGRAFIS

 Kecamatan Pulau Laut berbatasan dengan :

  • Sebelah Utara Negara Vietnam, Kamboja dan Laut Cina Selatan
  • Sebelah Selatan Kecamatan Bunguran Utara
  • Sebelah Barat dengan Kabupaten Anambas dan Malaysia Barat
  • Sebelah Timur dengan Malaysia Timur dan Laut Cina selatan

Secara astronomis terletak antara 04̊ 30’ 30” – 04̊ 48’ 02’’ LU dan 107̊ 43’ 06’’ – 108̊ 01‘ 46’’ BT, dengan Luas daratan seluruhnya ±  37,59 km², yang terdiri dari 8 pulau yaitu : ( Pulau Laut, Semiun, Pulau Sekatung, Pulau Sunyut, Pulau Kapul, Pulau Sebator, Tokong Buruk dan Batu Imong ). Diantara 8 Pulau tersebut, 3 Pulau yang di didiami yaitu Pulau Laut, Pulau Sekatung dan Pulau Semiun.

IKLIM

  • Iklim sangat dipengaruhi oleh perubahan arah angin
  • Musim kemarau biasanya terjadi bulan Maret – Juli
  • Musim penghujan biasanya terdiri bulan September –Februari
  • Curah hujan rata – rata berkisar 180,8 Milimeter
  • Kelembaban udara sekitar 86 persen
  • Temperatur berkisar antara 25,1 c◦ hingga 29,7 c◦

DEMOGRAFI

Sebagian besar penduduk Pulau Laut adalah suku ( etnis ) Melayu ( Riau ), dan dari segi jumlah adalah yang paling sedikit diantara kecamatan – kecamatan di Kabupaten Natuna yaitu :

Keadaan Penduduk per Desember 2016

No Desa L P L + P KK
1 Air Payang 529 537 1.066 327
2 Tanjung Pala 432 406 838 238
3 Kadur 201 172 373 106
Jumlah 1.162 1.115 2.277 671

Sumber : Kantor Camat Pulau Laut

Kepadatan penduduk Pulau Laut 60,57 jiwa per km2

Mata pencaharian utama penduduk Pulau Laut adalah nelayan, tetapi pada saat cuaca buruk (banyak hujan dan gelombang besar) banyak dari penduduk tersebut berubah pekerjaan menjadi buruh bangunan, jasa angkutan dan petani.

Meskipun jumlah penduduknya mayoritas melayu ( Islam ) sangat dominan disegi komposisi, namun kehidupan toleransi antar suku dan agama sangatlah tinggi sehingga tidak pernah terjadi kejadian dikarenakan unsur Sara sampai saat ini.

Contoh toleransi seperti saling takziah kalau ada yang meninggal dan saling mengunjungi pada hari raya, seperti Idul Fitri dan Imlek.

SOSIAL BUDAYA

Kebudayaan di Pulau Laut hampir sama dengan kebudayaan wilayah Kabupaten Natuna lainnya, seperti permainan gasing, pencak silat, hadrah, kompang, zapin dan tarian – tarian kesenian khasnya adalah bersyair dan kesenian mendu. Syair dan pantun biasanya dilantunkan sewaktu persandingan dalam perkawinan. Kesenian mendu ini konon berasal dari Kecamatan Pulau Laut, Sanggar Hang Kedure pimpinan Sdr. Sailun. Z, kini yang aktif mengembangkannya di Pulau Laut. Sanggar ini pernah tampil di Acara Expo Pariwisata Kabupaten Natuna tahun 2013 dan dibawa oleh Dinas Pariwisata untuk salah satu pertunjukan di Batam ( 2013 ).

 

Pada bulan Safar, masyarakat Desa Air Payang berbondong-bondong mengadakan   doa selamat selama 3 ( tiga ) hari berturut-turut yaitu di Lapangan Bola, Masjid dan Pelabuhan untuk penolak Bala. Acara ini tidak ada duanya di Kabupaten Natuna.

PERHUBUNGAN ( TRANSPORTASI )

Kemudahan akses transportasi sangatlah menunjang perkembangan suatu Daerah. Dengan semakin mudah dan murahnya akses menuju sebuah lokasi maka semakin cepat perkembangan dan pembanguna daerah tersebut. Kecamatan Pulau Laut sangat jauh dan terpencil dari ibu Kota Kabupaten Natuna ( Ranai ) dan Kecamatan-kecamatan lainnya.

Transportasi yang dipergunakan dari dan ke Kecamatan Pulau Laut adalah kapal laut dan pompong – pompong, sedangkan untuk transportasi penduduk di Pulau Laut sebagian besar menggunakan kendaraan roda dua untuk angkutan orang dan kendaraan roda tiga ( jenis Tosa ) untuk mengangkut barang – barang.

Diawal tahun 2017 ini secara umum transportasi kapal laut ( perintis ) belum begitu lancar  karena yang biasanya dilayani 4 (empat) buah kapal secara reguler, yaitu 2 buah KM. Sabuk Nusantara, 1 buah KM Terigas dan 1 buah KM Kawaranae, kini hanya dilayari 2 ( dua ) buah kapal Perintis saja yaitu KM. Sabuk Nusantara 39 dan KM. Sabuk Nusantara 59 dan dibantu juga dengan Pompong Cepat Kecamatan KM. RH. Fisabilillah II maupun Pompong-Pompong milik masyarakat ( tidak reguler ).

Kapal / pompong (10 – 15 GT ) yang digunakan dari/ke Pulau Laut tahun 2017

No Desa Banyaknya Ket
1

 

2

 

3

Air Payang

 

Tanjung Pala

 

Kadur

1 Buah

 

3 Buah

 

2 Buah

Jumlah 6 Buah

 

Di Kecamatan Pulau Laut ditugaskan juga 4 ( empat ) staf honorer dari Dinas Perhubungan untuk membantu administrasi kepelabuhanan. meskipun banyak kendala Pembangunan Pelabuhan Perintis Pulau Laut kini terus dikerjakan agar dapat selesai sebagai mana harapan masyarakat , pelabuhan yang ukuran 1600 x 4M tersebut yang dibangun melalui anggaran APBN dengan pagu ± 100 Miliyar sudah tahapan ketiga pembangunannya diperkirakan selesai tahun 2017 ini.

Disamping Pelabuhan Perintis tersebut, di Desa Tanjung Pala juga memerlukan penyelesaian pembangunan Pelabuhan. Pelabuhan Tanjung Pala panjangnya 1,3 km.

 

DATA KEADAAN PELABUHAN DI KECAMATAN PULAU LAUT

NO URAIAN PANJANG LOKASI KET
1. Pelabuhan Perintis 1400 M Tanjung Manyan

Desa Air Payang

Belum Selesai
2. Pelabuhan Poros Tg. Pala 1300 M Tanjung Pala Rusak Berat
3. Pelabuhan Kadur 350 M Kadur Baik
4. Pelabuhan Tanjung Batu 400 M Air Payang Belum Selesai
5. Pelabuhan Air Payang 300 M Air Payang Belum Selesai
6. Pelabuhan Tanjung Kumbik 200 M Tanjung Pala Baik
7. Pelabuhan Genting 250 M Tanjung Pala Kurang Baik
8. Pelabuhan P. Sekatung 50 M Tanjung Pala Baik
9. Pelabuhan P. Semiun 50 M Air Payang Roboh

TELEKOMUNIKASI

Sarana Komunikasi sangatlah diperlukan bagi masyarakat maupun pemerintah dalam rangka memperoleh ataupun menyampaikan informasi, data untuk kegiatan ekonomi, sosial maupun pembangunan. Sarana komunikasi utama yang digunakan masyarakat  sebagian besar menggunakan Handphone dan Internet. Di Kecamatan Pulau Laut ada 2 (dua) unit Tower Telekomunikasi yaitu 1 (satu) unit milik PT. Telkomsel di Desa Air Payang dan 1 (satu) unit milik PT. Indosat di Desa Kadur.

Beberapa kendala dibidang telekomunikasi di Kecamaan Pulau Laut antara lain :

  1. Jaringan Telkomsel hanya mampu melayani untuk Desa Air Payang
  2. Jaringan Indosat hanya mampu melayani Desa Kadur dan Tanjung Pala
  3. Jaringan internet tidak ada di Kecamatan Pulau Laut karena jaringan Telkomsel dan Indosat hanya mampu melayani 2G saja, itupun tidak maksimal.

Sama halnya dengan daerah lain keadaan jaringan baik Telkomsel maupun Indosat sering terjadinya gangguan sehingga mengakibatkan kesulitan bagi masyarakat untuk berkomunikasi melalui handphone.

Kegiatan Sandi dan Telekomunikasi di Kantor Camat Pulau Laut kadang-kadang dapat menggunakan Email:kecamatanpulaulaut@yahoo.co.id dan Whats App ( WA 081374687438 ).

 

PERTANIAN DAN PETERNAKAN

Secara Topografis, Pulau Laut sangat cocok untuk kegiatan Pertanian dan Peternakan, namun realitanya banyak produk pertanian didatangkan dari luar Pulau Laut seperti ubi kayu, sayur-mayur dan lainnya. Di tahun 2016 ini Pulau Laut telah berhasil Swasembada Cabe Rawit yang dihasilkan dari Desa Kadur. Pulau Laut sangat cocok untuk dikembangkan sistem persawahan tadah hujan namun kenyataannya belum ada hasil panen padi yang dihasilkan selama telah menjadi kecamatan.

Sekarang ini sedang dimulai pembangunan Embung terbesar di Kepri oleh PT. SINDO UNTUNG PERKASA merupakan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Pekerjaan tahap pertama diperkirakan selesai akhir tahun ini dengan luas Embung ± 9 Ha. Diharapkan Pembangunan Embung ini dapat memberikan manfaat besar bagi Masyarakat Kecamatan Pulau Laut dala hal pemenuhan air bersih, pertanian, perikanan darat, peternakan dan wisata.

Produksi utama pertanian di Pulau Laut adalah Mangga ( SUAI) sedangkan Hama utama bagi petani di Pulau Laut adalah babi dan tupai. Namun tindakan oleh Pemerintah Desa maupun Kabupaten dalam mengatasi hal ini masih belum maksimal

Untuk peternakan  yang terbanyak adalah ternak sapi, tetapi cara berternaknya masih sangat sederhana dan bahkan sangat meresahkan bagi kebersihan dipemukiman, yaitu dengan cara diikat bahkan dilepas bebas. Sedangkan untuk peternakan unggas ( ayam dan itik ) hampir tidak ada.

UPT Dinas Pertanian belum menjalankan tugas secara optimal karena masih minimnya fasilitas dan hanya dipimpin dan diisi oleh 1 (satu) PNS.

PERKEBUNAN

Perkebunan kelapa sangat cocok di Pulau Laut, disamping kelapa dan cengkeh. Di tahun 2016 lalu hasil cengkeh masyarakat diperkirakan mencapai 25 ton kering. Untuk itu kedepan sangat diharapkan bantuan Pemerintah Kabupaten dalam pengembangan tanaman cengkeh ini khusnya jenis zanzibar sekarang ini masyarakat giat kembali menanam cengkeh dikarenakan harga pasaran cengkeh meningkat dan lahannyapun masih luas, selesai, cengkeh, kelapa, suwai tanaman yang dapat dikembangkan juga untuk membuat peningkatan perekonomian masyarakat adalah karet, karna tanah yang cocok untuk ditanam kebun karet, sebagian kecil sudah dirintis oleh petani menanam karet.

Perkebunan Kelapa sangat cocok di Pulau Laut. Dewasa ini setiap trip kapal perintis, baik kopra maupun kelapa butir ( sayur ) menjadi produk unggulan yang dijual diluar daerah.

Perhatian pemerintah disektor Perkebunan sangat minim, tidak seperti di sektor perikanan/kelautan ataupun peternakan.

KELAUTAN DAN PERIKANAN

97% Wilayah Kecamatan Pulau Laut adalah lautan, namun demikian sumber daya dan kelautannya belum dapat dimanfaatkan dan dikembangkan secara oftimal dan mandiri. Hasil potensi sering diambil oleh nelayan dari luar daerah ( Tegal, Kalimantan dan Kijang ) bahkan juga dari nelayan Negara Tetangga.

Dibulan Oktober 2016 masih ada juga kasus Illegal Fishing yang dilakukan oleh nelayan Sedanau Kab. Natuna, yaitu kematian akibat penyelaman dalam rangka pengambilan teripang dengan menggunakan kompresor . Dan di Bulan Nopember 2016 ada kejadian pelanggaran Zona Perlindungan Laut di Desa Kadur, yaitu nelayan mengambil ikan menggunakan kompresor. Kasus ini sampai sekarang pun belum selesai secara tuntas.

UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Kecamatan Pulau Laut, hanya diisi 4 (empat) orang petugas, yang terdiri dari 2 PNS dan 2 PTT ditambah dengan petugas penyuluhan (Honorer Provinsi). Secara umum kehidupan nelayan kami masih perlu bantuan/ pemberdayaan dan pembenahan agar dapat hidup lebih baik, apalagi ada isu ikan mengkait dilarang untuk di ekspor, ini sangat meresahkan masyarakat nelayan.

Produksi hasil laut yang singnifikan di tahun 2016 ini selain ikan segar adalah kerang ( pansik ) dan gurita ( duyek ). Namun akibat terlalu  dieksploitasi, jenis kerang ( pansik ) ini terancam sulit dijumpai.

Data Kelompok Nelayan Pulau Laut Tahun 2016

No Nama

Kelompok

Ketua Kegiatan Alamat Ket
1 2 3 4 5 6
1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Anugerah

Suka Damai

Putri Jelita

Selera Kita

Sebatur Sejahtera

Usaha Perjuangan Nelayan

Laut Samudera

Kemitraan

Kenanga Biru

Bina Bahari

Manger

Yunimar

Lusnawati

Idani

Safi’i

Marzulin

Hendra

Rahayu

Salomayati

Azman

 

Poklahsar

Poklahsar

Poklahsar

Poklahsar

Pokdakan

Pok Tangkap

Pok Tangkap

Poklahsar

Poklahsar

Pok Tangkap

Tg. Pala

Tg. Pala

Tg. Pala

Tg. Pala

Air Payang

Air Payang

Kadur

Tg. Pala

Tg. Pala

Tg. Pala

Terdaftar

Terdaftar

Terdaftar

Terdaftar

Terdaftar

Terdaftar

Dalam Proses

Terdaftar

Terdaftar

Terdaftar

 

Sumber UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Pulau Laut

 

Data Nelayan Berdasarkan Cara Tangkap 2016

No Desa Jlh

Nelayan

Pancing

Ulur

Pancing

Tonda

Jaring

Pantai

Bubu Bagan

Tancap

Rawai Rumah Tangga

Budidaya

Ket
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1

2

3

Air Payang

Tanjung Pala

Kadur

54

99

47

27

43

20

13

33

20

4

6

2

8

13

0

2

0

0

0

4

5

26

15

0

Jumlah 200 90 66 12 21 2 9 41  

Sumber UPT Dinas Kelautan dan Perikanan

KESEHATAN

Puskesmas yang dibangun pada tahun 2007 di komplek perkantoran Air Kundur kondisinya kondisinya sudah mulai memperihatinkan perlu segera di Revitalisasi ulang agar pelayanan kesehatan tidak terganggu, Puskesmas sekarang atapnya sudah kropos / bocor, pelapon rusak dinding-dinding beberapa ruangan sudah retak, pemerintah Kecamatan melalui Musrebangcam sudah memperioritaskan agar Puskesmas Pulau Laut di Revitalisasi selain keberadaan bangunan Puskesmas, tenaga Dokter dan tenaga Medis juga perlu diberi pembekalan khusus, keterbatasan sarana dan prasaranajuga menjadi penyebab tidak maksimalnya kesehatan seperti penerangan / listrik, Air bersih di prasarana Khusus medis  lainnya.

Di tahun 2017 ini rencananya akan dibangun Puskesmas di Kecamatan Pulau Laut kategori Tipe B  ( APBN ).

Pelayanan Kesehatan di Pulau Laut dapat digambarkan melalui data sebagai berikut :

Sarana/Prasarana Kesehatan di Kecamatan Pulau Laut tahun 2016

No Nama Sarana Jumlah Alamat Ket
1 2 3 4 5
1

2

3

4

5

6

7

8

9

Puskesmas

Puskesmas Pembantu

Polindes

Poskesdes

Posyandu

Ambulance

Puskel Laut

Kendaraan Dinas Roda 2

Mobil Jenazah

1

2

1

1

5

2

7

Air Kundur

Air Payang+Tg. Pala

Tanjung Pala

Tanjung Pala

Semua Desa

Air Payang

Air Payang

 

Aktif+Tanah Bermasalah

 

Aktif

1 Baik dan 1 Rusak

Rusak

Data Puskesmas Pulau Laut

Tenaga Kesehatan UPTD Puskesmas Pulau Laut tahun 2016

No Nama

Jabatan/Tugas

Kelamin Jlh Satatus Kepegawaian Ket
L P PNS PTT Honor lain
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1

2

3

4

5

6

7

8

9

Dokter Umum

Dokter Gigi

Bidan

Apoteker

Ahli Gizi

Penyuluh Kesehatan

Kesehatan Lingkungan

Perawat

Para Non Medis

1

1

1

1

2

2

3

1

7

1

1

1

1

9

2

1

1

7

2

2

2

3

11

5

3

1

1

2

1

4

2

2

1

2

2

3

1

7

2

Kepala

Jumlah 11 23 34 7 17 10  

Data UPTD Puskesmas Pulau Laut

Besar Penyakit di Kecamatan Pulau Laut Tahun 2016

No Nama Penyakit Jumlah Penderita Ket
1 2 3 4
1

2

3

4

5

ISPA

Hipertensi

Alergi Kulit

Reumatik

Gastritis

577

411

386

248

243

Jumlah 1.865

Data UPTD Puskesmas Pulau laut

Meskipun jumlah tenaga kesehatan sudah memadai, namun orang-orang pintar/ dukun di dalam pengobatan non medis masih memegang peran dan dikunjungi oleh banyak orang ini mungkin dikarenakan dokternya sering tidak ditempat.

PENDIDIKAN

Gambaran tentang dunia pendidikan di Kecamatan Pulau Laut tahun 2017 dapat dilihat pada data-data sebagai berikut :

 Banyak Tenaga Guru SD s/d SLTA Tahun 2017

No Nama Sekolah Jlh

Guru

Kepala Sekolah Desa Banyak

Murid

Ket
1 2 3 4 5 6 7
1

2

3

4

5

6

7

TK NEGERI

SDN 001 Pulau Laut

SDN 002 Tanjung Pala

SDN 003 Kadur

SMPN 1 Pulau Laut

MTs AT – Taqwa

SMAN 1 Pulau Laut

7

17

14

13

12

14

22

Erlin Suara, S.Pd. SD

Surya Arma, S.Pd SD

Juliantoni, S. Pd

Basuki Herlambang, S.Pd. SD

Duna, S. Ag

Suhardi, S.PdI

Zainal Muzakar, S. Pd

Air Payang

Air Payang

Tg. Pala

Kadur

Kadur

Air Payang

Air Payang

39

140

123

40

80

63

101

Negeri

Negeri

Negeri

Negeri

Negeri

Yayasan

Negeri

Jumlah 99     547  

Data Kantor Kecamatan Pulau Laut

Jumlah Pegawai UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pulau Laut Tahun 2017

No Golongan Jumlah
1

2

3

4

5

6

Golongan IV

Golongan III

Golongan II

Golongan I

PTT

Honor Lain

2 Orang

1 Orang

1 Orang

2 Orang

3 Orang

Jumlah 9 Orang

KEAGAMAAN

Penduduk Kecamatan Pulau laut mayoritas beragama Islam lebih 98%, sedangkan sisanya ±2% adalah beragama Budha, Konghucu dan Katholik.

  Masjid Al-Ihyak merupakan masjid dengan nama terunik dan tertua di Kecamatan Pulau Laut, terletak di Desa Air Payang. Namun pembangunannya belum selesai seperti pembangunan pagar, pintu gerbang dan menara masjid.

Sarana Ibadah di Kecamatan Pulau Laut Tahun 2017

No Desa Masjid Surau Mushola Ket
1 2 3 4 5 6
1

 

 

2

 

3

Air Payang

 

 

Tanjung Pala

 

Kadur

1

 

 

1

 

2

 

 

 

1

 

 

1

 

1

Al- Ihyak

Al- Fauzu

Al- Falah

Al -Istiqomah

Al- Ikhlas

Al – Huda

Al- Muttaqin

 

Jumlah 2 3 2

Sedangkan sarana ibadah lain (agama lain) belum ada, karena masih minimnya umat agama lain.

PERUMAHAN / PEMUKIMAN

Perumahan penduduk sangat bervariasi, sebagian besar beratap seng, berdinding papan dan didirikan dilepas pantai 70%, tetapi ada juga yang sudah semenisasi atau setengah permanen dan yang tidak mampu diberikan.

Masyarakat Pulau Laut bergembira dengan adanya program Rehabilitasi Rumah Tidak layak Huni (RTLH) yang dibangun Pemerintah sehingga dapat memperbaiki tarap kehidupan masyarakat.

Dilihat dari fisik rumah sebagian besar rumah penduduk sudah layak namun dari aspek kesehatan masih perlu bantuan dan pembinaan hal ini berkaitan dengan belum semuanya menggunakan MCK. Begitu juga perumahan yang di pantai MCK langsung buang ke laut.

Untuk pemakaian air keperluan rumah tangga sebagian besar 95% menggunakan sumur gali. Untuk air bersih juga menggunakan sumur yang diambil dari gunung (darat).

Jumlah Rehabilitasi RTLH di Kecamatan Pulau Laut s/d Tahun 2016

No Desa Tahun Jumlah
2011 s/d 2015 2016
1 2 3 4 5
1

2

3

Air Payang

Tanjung Pala

Kadur

31

28

24

 

 

43

37

27

Kec. Pulau Laut 107   107

 

PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN DAN KOPERASI

Perindustrian

Industri di Pulau Laut belum berkembang dengan baik, hal ini disebabkan modal dan keahlian yang dimiliki masih terbatas. Kedepan diharapkan uluran tangan Pemerintah dalam memberikan Pelatihan – pelatihan dan bantuan modal yang tepat terutama dalam pengembangan industri kecil terutama dibidang perikanan laut dan pengambilan sagu.

Data Industri Kecil Tahun 2016

No Jenis Usaha Usahawan Jlh Tenaga Kerja Ket
1 2 3 4 5
1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

Tahu / Tempe

Tukang Kayu

Batako

Mebel

Kerajinan Topeng

Penjahit

Kerupuk Ikan

Minyak Kelapa

Rumbia

Mie Sagu

Anyaman

1

19

3

4

1

9

6

6

3

4

2

2

24

9

6

1

9

6

11

3

5

2

 

Perdagangan

Perdagangan di Pulau Laut sebagian besar masih berskala kecil terutama bergerak dibidang usaha kelompok, penjualan hasil bumi, pengencer BBM dan usaha-usaha perikanan.

Data Perdagangan Tahun 2016

No Jenis Usaha Nama

Badan Usaha

Pemilik Alamat Ket
1 2 3 4 5 6
1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

Kelontong/BBM

Kelontong

Kelontong

Kelontong

Kelontong

Kelontong/Air Galon

Kelontong

Kelontong/Bengkel

Toko

Kelontong

Kelontong

Kelontong/BBM

Suku Cadang/Bengkel

Kelontong/Kosmetik

Kelontong/Material

Kelontong

Kelontong

Kosmetik

Kelontong

Kelontong

Kelontong

Kelontong

Kelontong

Kelontong/Air Galon

Kelontong

Kelontong

Kelontong/Pakaian

Jasa Viola

Harapan Baru

Suka Jadi

Dewa Amor

Bintang Rejeki

Berkat Usaha

Usaha Bagus

Mitra Usaha

Hikmah Usaha

Usaha Baru

Wanda Rejeki

Usaha Baru

Mitra Hayati

Berkat Usaha

Sumber Rejeki

Nizaruddin

Matrido

Zabet

Muhammad Saleh

Hendro

Ibrahim Samah

Basirun

Apendi

Nadrah

M. Liyas

Karmeli

Bujar

Bismarak

Nalo

Saupi

Kisman

Anuar

H. Markan

Era

Saridin

S. Amri

Hardi Suryadi

Ispawi

Aripin

Sidik

Dahudi

Air Payang

Air Payang

Air Payang

Air Payang Air Payang Air Payang

Air Payang

Air Payang

Air Payang

Air Payang

Air Payang Air Payang

Air Payang Air Payang

Tg. Pala

Tg. Pala

Tg. Pala

Tg. Pala

Tg. Pala

Tg. Pala

Tg. Pala

Tg. Pala

Tg. Pala

Kadur

Kadur

Kadur

Tg. Pala

 

Penjaja Keliling

No Nama Jenis Usaha
1 2 3
1

2

3

4

Pansiar

Sudarmi

Ibrahim

Jamal

Sayur dan Makan

Ikan dan Sayur

Daging Sapi

Sayur Mayur

Koperasi dan Keuangan

Keadaan perkoperasian di tahun 2017 ini ada perkembangan mengembirakan dengan adanya bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM berupa pasar rakyat yang didirikan untuk Koperasi Konsumen Kilan Cahaya Air Payang. Dan koperasi yang berjalan dengan baik adalah Koperasi Pegawai Kecamatan.

Data Koperasi Pulau Laut

No Nama Koperasi Tahun Berdiri Alamat Ket
1 2 3 4 5
1

 

2

3

Koperasi Pegawai Kecamatan Pulau Laut

Koperasi Mitra Usaha

Koperasi Konsumen Kilan Cahaya

2007

 

2008

2013

Air Kundur

Desa Air Payang

Desa Tanjung Pala

Desa Air Payang

Sehat

 

Tidak Aktif

Aktif

Sedangkan untuk keuangan, Perkreditan bagi masyarakat  memanfaatkan Bumdes Antar Desa yang merupakan peralihan dari SPP PNPM Mandiri Perdesaan.

 

JUMLAH SPKP KECAMATAN PULAU LAUT ( 2014-2016 )

 

No

 

SPKP Jumlah SPKP Jumlah Pinjaman Ket
1 Air Payang 19 Rp. 820.414.000
2 Tanjung Pala 9 Rp. 358.739.000
3 Kadur 4 Rp. 119.284.000
JUMLAH 32 Rp. 1.298.437.000

 

PERTAHANAN DAN KEAMANAN

Pertahanan

Sarana dibidang pertahanan di Kecamatan Pulau Laut sebagai berikut:

No Kesatuan Nama Instansi Jumlah Anggota Alamat Ket
1 2 3 4 5 6
1

 

2

3

4

TNI – AL

 

TNI – AD

TNI

POLRI

POS – AL

 

KORAMIL

PASPAMTAS

POLSEK

4

 

5

20

12

Tanjung Batu Pulau Laut

Air Kundur

P. Sekatung

Air Payang

Pertama

 

Keamanan

Dibidang keamanan di Pulau Laut sudah berdiri Kepolisian Sektor ( POLSEK ) dengan jumlah anggota 12 orang. Bangunan Kantor dan Perumahannya sedang dalam pembangunan di lokasi kompleks Perkantoran Air Kundur ( milik Pemda ).

Untuk keamanan dimasyarakat masih aman terkendali hanya ada sedikit masalah kenakalan remaja, namun hal ini dapat diatasi oleh Camat dengan bantuan Forum Koordinasi Pemerintah Kecamatan, para Kepala Desa Ketua BPD dan tokoh-tokoh masyarakat setempat.

Untuk keamanan lingkungan dibantu juga oleh 10 orang Hansip, yang ada di setiap desa.

 

KETENAGAKERJAAN

Ketenagakerjaan merupakan salah satu aspek penting untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan masyarakat.

Ketenagakerjaan berdasarkan Lapangan Usaha  2016

No Jenis Usaha / Pekerjaan Jumlah Ket
1 2 3 4
1

2

3

4

5

7

8

9

10

11

12

13

Pertanian

Perkebunan

Kelautan / Perikanan

PNS

PTT

TNI/POLRI

Perdagangan

Pekerja Transportasi

Pensiunan

Aparatur Desa

Pekerja Konstruksi

Lain-lain

56

190

248

74

115

41

32

48

3

41

42

58

Jumlah 948

 

PEMILIHAN KEPALA DESA

Desa adalah desa atau disebut dengan nama lain, adalah kesatuan masyarkat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan , kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul dan/ atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintah nagara kesatuan Republik Indonesia.

Kepala Desa adalah pejabat pemerintah Desa yang mempunyai wewenang tugas dan kewajiban untuk menyelenggarakan runmah tangga desanya dan melaksanakan tugas dari pemerintah dan pemerintah Daerah.

Melalui Pemilihan Kepala Desa diharapkan tegaknya demokrasi dan keadilan serta bertanggung jawab kepada masyarakat desa dan pemerintah daerah maupun pemerintah Republik Indonesia.

Pada hari Minggu tanggal 27  November 2016 tempat di gedung pertemuan Desa kadur telah dilaksanakan pemungutan suara pemilihan Kepala Desa serentak pertama se-Kabupaten Natuna. Adapun hasil Pemilihan Kepala Desa Kadur tersebut adalah sebagai berikut :

NO NAMA CALON PEROLEHAN SUARA KETERANGAN
1. JOHAR 25
2. HERMAN, S.Sy 93
3. SAID MUHAMAD 96 SEBAGAI PEMENANG

Sumber : Panitia PILKADES Tingkat Kecamatan Pulau Laut

      Catatan    :

  1. Jumlah DPT                         : 251
  2. Jumlah yang menggunakan hak pilih : 219
  3. Jumlah surat suara yang tidak dipakai : 37
  4. Jumlah surat suara sah : 214
  5. Jumlah surat suara tidak sah : 5
  6. Jumlah persentase yang memilih : 87,25 %

KELISTRIKAN

Meskipun sekarang sudah ada PLN di Pulau Laut namun baru Desa Air Payang saja yang dialiri Listrik,  hidup ( dari Pukul 17 s/d 07.00 wib ) masyarakat sangatlah berterima kasih kepada Pemerintah RI dan PLN yang telah berusaha keras menghidupkan jaringan listrik PLN ini, meskipun belum mencapai ke area Perkantoran Air Kundur, berarti Kantor  Camat, KUA, Puskesmas dan Koramil masih menggunakan Genset. Para pimpinan instansi di Komplek Perkantoran Air Kundur dan Masyarakat di Desa Kadur dan Desa Tanjung Pala sangat mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten dapat mengkondisikan hidupnya energi listrik ini secara kontinyu.

KEPEMUDAAN

Kepemudaan merupakan pencerminan kelangsungan kepemimpinan pembangunan di masa mendatang. Pemerintah Daerah melalui Camat Pulau Laut sangat peduli pada pembangunan Kepemudaan melalui kepemudaan demi mendorong peningkatan rasa persatuan kesetiakawanan, disiplin dan bekerja keras demi peningkatan peranan pemuda Kecamatan Pulau Laut dalam ikut serta bertanggung jawab terhadap masa depan Pulau Laut khususnya dan Kabupaten Natuna pada umumnya.

Organisasi Kepemudaan di Pulau Laut

No Organisasi Ketua Keterangan
1 2 3 4
1

2

3

4

5

KNPI Kec. Pulau Laut

Karang Taruna Omlacitan

Karang Taruna Sekatung

Persatuan Pemuda Kadur

Pusra

Bambang Erawan, S.IP

Supriadi, A. Md. Kep

Azis Siswanto

Paidi Siswanto

Sagaruddin

Aktif / Kecamatan

Aktif / Air Payang

Aktif / Tanjung Pala

Aktif / Kadur

Tidak Aktif / Air Payang

Pemerintah Desa telah menggiatkan pembangunan Kepemudaan dengan mengalokasikan anggaran melalui kegiatan PNPM seperti membangun panggung terbuka. Camat Pulau Laut pada peringatan Sumpah Pemuda 2014 sebagai Inspektur Upacara yang dilaksanakan di Pulau Laut Sekatung oleh KNPI Pulau Laut.

PEMERINTAHAN DESA

NO. DESA NAMA KADES KETUA BPD Jumlah

DUSUN

Jumlah

RW

Jumlah

RT

1 Air Payang Matrani Hendra Atia 2 2 10
2 Tanjung Pala Azi, S. Sos Yaswir 1 3 8
3 Kadur Said Muhamad Said Misai 1 2 6

 PARIWISATA

Banyak terdapat tempat wisata dan rekreasi di Kecamatan Pulau Laut, baik wisata bahari maupun wisata religi dan wisata alam. Dengan daerah atau kawasan yang masih terpelihara, alami dan panorama yang indah layak untuk dilihat sehingga akan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Beberapa kawasan tersebut antara lain, seperti Pulau Sekatung, Pulau Semiun, Pulau Sunyut, Gunung Pakok, Keramat Batu Au dan Panorama di Pantai Tanjung Batu.

Keadaan terumbu karangpun masih keadaan baik dengan didiami beraneka ragam jenis ikan serta makhluk hidup air lainnya. Apalagi yang suka memancing, lingkungan karang di sekitar Pulau Laut sangat luas dan banyak menjadi harapan bagi nelayan dan pemancing.

Dan akhir-akhir ini dengan ditemukannya batu permata di Pulau Laut dalam jumlah yang meyakinkan dan variasi warna/ jenis yang lumayan banyak menjadikan Pulau Laut sebagai salah satu daya tarik bagi penggunjung untuk datang.

 

DATA INTERNAL ORGANISASI

KANTOR KECAMATAN PULAU LAUT

 

DATA PEGAWAI

Jumlah Pegawai Kecamatan menurut golongan dan PTT 2017

No Uraian Golongan
IV III II I PTT JUMLAH
1

2

3

4

5

6

 

7

8

9

10

11

12

13

Camat

Sekretaris Kecamatan

Seksi Pemerintahan

Seksi PMD

Seksi Trantib

Sub. Bag. Umum dan Kepegawaian

Sub. Bag. Keuangan

Sekretaris Desa

PLKB

Petugas Perhubungan

Petugas Kebersihan

Petugas Pompong Kecamatan

Kepala Desa

1

 

1

1

1

 

1

2

2

3

 

1

 

1

4

3

2

5

 

1

1

4

2

4

1

1

6

6

4

9

 

2

1

1

4

2

4

1

JUMLAH 1 3 9 1 27 41

Jumlah Pegawai Kecamatan menurut tingkat Pendidikan

No Uraian Pendidikan Jumlah
S.2 S.1 D3 SMA SLTP SD
1

2

3

4

5

6

 

7

8

9

10

11

12

Camat

Sekretaris Kecamatan

Seksi Pemerintahan

Seksi PMD

Seksi Trantib

Sub. Bag. Umum dan Kepegawaian

Sub. Keuangan

Sekretaris Desa

PLKB

Petugas Perhubungan

Petugas Kebersihan

Petugas Pompong

1

 

1

1

1

 

1

1

 

4

6

4

8

 

2

4

1

 

1

1

 

1

3

1

5

7

4

10

 

2

1

1

4

2

4

Data Peraturan Perundangan sebagai Acuan Tugas Kecamatan

  1. UU No. 43 Th 1999
  2. PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS
  3. PP No. 46 Tahun 2011 tentang penilaian prestasi kerja PNS
  4. Permendagri No. 30 Tahun 1979 tentang Tata kearsipan Departemen Dalam Negeri
  5. Perda No 30 Tahun 2000 tentang Tata cara pencalonan, pemilihan, pelantikan Kepala Desa dan pengangkatan Pejabat Kepala Desa.
  6. PP No. 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan.
  7. Pebup No. 48 Tahun 2013 tentang pelimpahan sebagian kewenangan Bupati kepada Camat untuk melaksanakan urusan Pemerintah Daerah
  8. Perda Kabupaten Natuna No. 12 Tahun 2004 tentang pembentukan Kecamatana Pulau Laut
  9. Perda Kabupaten Natuna No.25 Tahun 2008 tentang susunan Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan kabupaten Natuna
  10. UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah
  11. Dan lain-lain

Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu ( PATEN )

Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan  ( Paten ) adalah suatu kegiatan penyelenggaraan pelayanan publik di Kecamatan yang dari permohonan sampai terbitnya dokumen dilakukan dalam satu tempat ( ruangan / loket ).

Menurut Permendagri Nomor 4 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan, bahwa seluruh Kecamatan sudah harus menerapkan program Paten di tahun 2015, agar terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas ( Prima ) menjadi salah satu ciri Pemerintah yang baik                 ( good gavermance ) sehingga mempengaruhi kualitas kehidupan masyarakat yang baik.

Namun di Kecamatan Pulau Laut sampai tahun 2017 ini belum dapat menerapkan Penyelenggaraan Paten tersebut dikarenakan :

  1. Kekurangan daya listrik ( kekuatan genset terbatas )
  2. Kekurangan jumlah PNS
  3. Kekurangan ruangan
  4. Kekurangan Pembiayaan
  5. Volume kerja belum begitu banyak

Meskipun begitu pihak Kecamatan tetap mengutamakan pelayanan prima agar pelayanan terhadap masyarakat tetap dapat dilaksanakan secara cepat, mudah dan tanpa biaya.

Permasalahan Pemerintahan Secara Umum

Permasalahan disetiap wilayah atau Instansi kerja pasti ada namun yang krusial di Kecamatan Pulau Laut adalah :

  1. Listrik ( PLN ) baru mampu melayani 1 Desa yakni Desa Air Payang dan 2 Desa lainnya belum dialiri listrik.
  2. Kondisi jalan di Kecamatan Pulau Laut masih dalam keadaan rusak baru 10 % yang di aspal beton betulang dari 34 KM.
  3. Terbatasnya transportasi laut yang dikelola PT. PELNI hanya dilayani 2 ( dua ) buah kapal untuk 2 kali per bulan.
  4. Komunikasi melalui jaringan seluler Telkomsel maupun Indosat sering terjadi gangguan, serta tidak adanya jaringan internet.
  5. Masih maraknya illegal fishing yang dilakukan oleh nelayan asing maupun nelayan dalam Negeri seperti penangkapan oleh kapal ukuran besar di bawah 12 MIL.
  6. Masih banyaknya nelayan menggunakan kompresor dalam pengambilan hasil laut yang dapat merusak ekosistem laut dan kesehatan nelayan itu sendiri.
  7. Sarana olahraga dan kesenian belum ada di Kecamatan Pulau Laut.
  8. Kendaraan dinas roda 4 ( empat ) untuk menunjang aktivitas kantor Camat Pulau Laut belum ada.
  9. Sarana prasarana penunjang pertahanan keamanan sangat minim sehingga akan menghambat proses pengawasan perbatasan.
  10. Perumahan dinas bagi aparatur Kecamatan yang sangat minim
  11. Gedung pertemuan Kecamatan belum ada.
  12. Tanda masuk alur pelabuhan/kapal belum ada.